Sepakbola adalah olahraga yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat dunia. Penggemar olahraga yang satu ini sama sekalo tidak mengenal usia, jenis kelamin, agama maupun suku bangsa. Di dalam olahraga sepakbola, setiap individu bebas mengekspresikan kecintaan mereka akan sepakbola dan tim-tim yang mereka dukung dan pemain sepakbola yang mereka puja. Namun tidak setiap individu mengerti benar tentang sejarah sepak bola dunia.

Sejarah dari olahraga sepak bola yang terdiri dari sebelas orang pemain, dimulai pada abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi di China. Pada masa Dinasti Tsin dan Han, masyarakat sudah memainkan permainan bola yang disebut dengan tsu chu. Tsu mempunyai arti “menerjang bola dengan kaki”. Sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Mereka bermain bola dengan cara menendang bola ke arah jaring kecil atau yang sekarang ini disebut dengan sebutan gawang. Permainan ini juga dimainkan di Jepang dengan nama Kemari. Sejarah sepakbola berlanjut ketika pada abad ke-16 sepak bola mulai digemari oleh masyarakat Italia. Sepakbola modern dimulai di Inggris. Di negara inilah kompetisi sepakbola dunia pertama digelar di dalam sejarah sepak bola . Olahraga ini sangatlah menarik minat bagi banyak masyarakat pada masa itu dan bahkan menimbulkan kekerasan sehingga olahraga ini dilarang oleh Raja Edward III. Tetapi pada tahun 1815 sepakbola menjadi olahraga yang sangat digemari dan sekolah sepakbola mulai berdiri.

Di Inggris permainan ini sempat dilarang oleh Raja Edward III karena permainan ini anarkis sehingga banyak orang yang terluka dalam permainan ini. Keputusan Raja Edward juga didukung oleh Raja James I dari Skotlandia. Akibatnya, sepak bola tidak lagi dimainkan dalam waktu yang lama. Sampai akhirnya sepak bola mulai dimainkan di kalangan pelajar, perubahan besar terjadi ketika beberapa pelajar bertemu dan membahas aturan permainan sepak bola. Hal tersebut terjadi pada tahun 1860an. Pada tahun-tahun tersebut sepak bola berkembang sangat cepat di berbagai negara di dunia, pelaut dan pedaganglah yang ikut memperkenalkannya. Permainan sepak bola pun makin banyak di gemari di dunia. Dan pada 1904 dibentuklah asosiasi tertinggi sepak bola dunia yang dikenal dengan FIFA, sejak saat itu kompetisi-kompetisi pun mulai bermunculan.

Tambahan seputar sepak bola :

1. PERATURAN-PERATURAN PERMAINAN SEPAK BOLA
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
– Peraturan 1: Lapangan sepak bola
– Peraturan 2: Bola
– Peraturan 3: Jumlah Pemain
– Peraturan 4: Peralatan Pemain
– Peraturan 5: Wasit yang mengatur pertandingan
– Peraturan 6: Asisten wasit
– Peraturan 7: Lama Permainan
– Peraturan 8: Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
– Peraturan 9: Cara Mendapatkan Angka
– Peraturan 10: Offside
– Peraturan 11: Pelanggaran
– Peraturan 12: Tendangan bebas
– Peraturan 13: Tendangan
– Peraturan 14: Lemparan dalam
– Peraturan 15: Tendangan gawang
Selain peraturan-peraturan internasional di atas, keputusan-keputusan Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya ikut menambah peraturan dalam sepak bola.

2. TUJUAN DARI PERMAINAN SEPAK BOLA

Di dalam permainan sepak bola ada dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang, bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). Akan diadakan pertambahan waktu 2 x 15 menit dan apabila pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalti yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke arah gawang dari titik penalti yang berada di dalam daerah kiper hingga hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.
3. MACAM-MACAM TAKTIK PERMAINAN SEPAK BOLA
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut:
1. 4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
2. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)
3. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan striker tunggal)
4. 4-2-4 (2 sayap)
5. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan striker tunggal)
6. 4-3-1-2 (4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2 striker)
7. 4-5-1 (4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
8. 4-3-3 (4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker tengah)
9. 4-2-3-1 (2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang lubang,1 striker)
10. 4-3-3 (2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3 striker tengah)
11. 4-1-4-1 (4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
12. 3-4-3 (dengan winger)
13. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
14. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)
15. 3-6-1
16. 5-4-1
Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal.

4. OFISIAL

Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai wewenang untuk menjalankan pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah selesai. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya pertandingan seperti:
1. papan pengganti pemain
2. meja dan kursi

5. SYARAT-SYARAT DALAM SEPAK BOLA

5.1 Syarat Lapangan Permainan
1. Ukuran lapangan : panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
2. Garis batas lapangan : garis selebar … cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; … m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalty lapangan : busur berukuran 18 m dari setiap pos
4. Garis penalti lapangan : … m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua lapangan : … m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian pemain : daerah … m (… m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang : lebar 7 m x tinggi 2,5 m
8. Permukaan daerah pelemparanlapangan : halus, rata, dan tak abrasif

5.2 Syarat Bola
1. Ukuran bola : 68-70 cm
2. Keliling bola :10 cm
3. Berat bola : 410-450 gram
4. Lambungan bola : 1000 cm pada pantulan pertama
5. Bahan bola : karet atau karet sintetis (buatan)

5.3 SyaratTim
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 12
4. Jumlah wasit: 1
5. Jumlah hakim garis: 2-4
6. Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba

5.4 Syarat Perlengkapan Permainan
1. Memakai kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2. Memakai celana pendek
3. Memakai kaos kaki
4. Memakai Pelindung tulang kering
5. Memakai Alas kaki bersolkan karet

5.5 Syarat Lama Permainan
1. Lama normal: 2×45 menit
2. Lama istirahat: 15 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2×15 menit (bila hasil masih imbang setelah 2 x 45 menit waktu normal)
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai.
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit

6. WASIT SEPAK BOLA

Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa italia. Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia 2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.

7. PERCOBAAN PENGGUNAAN GOL EMAS DAN PERAK

Pada akhir 1990-an, IFAB mencoba membuat pertandingan mungkin berakhir tanpa memerlukan adu penalti, yang sering dianggap sebagai cara yang kurang tepat untuk mengakhiri pertandingan. Contohnya adalah sistem gol perak yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu pertama, dan gol emas yang mengakhiri pertandingan jika sebuah gol dicetak pada perpanjangan waktu kedua. Kedua sistem ini telah dihentikan oleh IFAB.

8. KEJUARAAN INTERNATIONAL BESAR

Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah tempat di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat minggu kini melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998).
Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah:
– Eropa: Euro
– Amerika Selatan: Copa América
– Afrika: Piala Afrika
– Asia: Piala Asia
– Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF
– Oseania: Piala Oseania

9. PIALA DUNIA MINI (Piala Konfederasi)

Ajang tingkat klub terbesar di Eropa adalah Liga Champions, sementara di Amerika Selatan adalah Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia adalah turnamen tingkat klub terbesar. Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain.

Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi 3 pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika. Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA, turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.

10. SEPAK BOLA DI INDONESIA

Permainan sepak bola di Indonesia juga berkembang pesat. Ini ditandai dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 1930 di Yogyakarta yang diketuai oleh Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasanya, mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepak bola Piala Soeratin (Soeratin Cup) yakni kejuaraan sepak bola tingkat taruna remaja. Pada saat ini permainan sepak bola digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

11. ORGANISASI Sepak Bola
– Fédération Internationale de Football Association (FIFA) (dunia)
– UEFA (eropa)
– CONMEBOL (amerika latin)
– CONCACAF (amerika)
– AFC (asia)
– CAF (afrika)
– OFC (oseania)

SUMBER :

–          Http://p1p1moe.multiply.com/journal/item/22/SEJARAH_SEPAK_BOLA?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

–          Http://sejarahsepakbola.com

–          Http://duniabaca.com/asal-muasal-sejarah-sepak-bola.html