Penulis yang baik adalah pembaca yang baik . Syarat utamanya adalah harus rajin dan membiasakan diri untuk membaca. Dengan banyak membaca akan banyak ide digunakan untuk bahan tulisan , misalnya artikel .

Artikel sendiri bisa berarti karya tulis seperti berita atau esai. Esai adalah karangan prosa (bukan menggunakan kaidah puisi) yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulisnya. Bagaimana cara memulainya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa anda coba:

Memilih topik

Memilih topik sebenarnya tidak terlalu sulit . Bagi penulis pemula memilih topik sama beratnya dengan membuat judul atau isi tulisan. Padahal , tema atau topik tulisan begitu banyak dan mudah kita dapatkan . Cari yang dekat dengan kita deh. Tanya teman , nguping , Atau bisa juga baca koran pagi ini, cari berita yang menarik. Setelah dapat, Anda bisa menulis ulang dengan sudut pandang Anda.

ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih topik:

1) Cari yang sedang menjadi tren.

2) Atau bisa juga kita menciptakan tren.

3) Pilih yang dekat dengan kebanyakan sasaran pembaca kita.

4) Hindari topik yang tidak kita kuasai atau menimbulkan polemik yang tak perlu.

5) Biasakan berlatih mengikuti peristiwa yang berkembang untuk bahan tulisan.

Membuat kerangka tulisan

Ada baiknya membuat kerangka tulisan. Bahasa kerennya membuat outline. Kerangka tulisan berguna untuk membatasi apa yang harus kita tulis. Dengan membuat kerangka tulisan, kita akan mudah untuk menentukan maksud dan arah tulisan. Bahkan kita bisa berhemat dengan kata , pandai memilih kosa kata yang pas untuk alur tulisan kita. Beberapa panduan untuk membuat kerangka tulisan:

1) Paparkan fakta seputar tema yang akan kita bahas.

2) Lakukan penilaian atas fakta itu. Sudut pandang rasional dan syariat.

3) Kumpulkan bahan pendukung argumentasi kita.

4) Kesimpulan

 Menabung kosa kata

Untuk menjadi penulis, kita boleh mencoba untuk menabung kosa kata. Setiap hari lima kata saja. Dalam sebulan kita punya tabungan kosa kata sekitar 150 buah. Banyak bukan? Kosa kata itu cukup untuk memoles tulisan yang kita buat. Sebab, menulis adalah keterampilan mengolah data-data dalam suatu rangkaian kata.

Buatlah judul yang menarik

Pembaca akan mudah tertarik untuk membaca sebuah tulisan, jika judulnya menarik. Anggap saja judul itu sebagai pancingan.Oleh sebab itu, membuat judul perlu ‘keterampilan’ khusus. Tapi jangan kaget dulu, kita bisa belajar untuk membuatnya. Hanya perlu waktu dan sedikit kerja keras untuk terus berlatih. Yakin bisa deh !!! .

Sebagai latihan awal, cobalah anda sering membaca tulisan orang lain. Kalau Anda mau, coba baca majalah ibu kota yang oke mengolah kata dalam membuat judul . Perhatikan judul tulisannya. Makin banyak Anda membaca judul tulisan tersebut, kian terasah imajinasi Anda untuk membuat judul yang menarik hasil kreasi Anda sendiri.

Untuk jenis tulisan yang ngepop, buatlah judul yang pendek. Paling tidak dua sampai empat kata. Jangan sampe terlalu panjang. Sebab, jika judul yang kita buat panjang , padahal tulisan ngepop , orang tak tertarik untuk membacanya. Mungkin aja tulisan Anda akan dilewati saja . Padahal, boleh jadi isinya sangat menarik.

Judul yang menarik, tidak saja membuat orang penasaran untuk membacanya, tapi juga menunjukkan kelihaian kamu dalam mengolah kata.

Pastikan membuat sub-judul

Sub-judul amat menolong kita untuk menggolongkan dan membatasi pembahasan dalam sebuah artikel dan berita. Pembaca kita buat mudah membaca alur tulisan kita . Sehingga mereka bertahan mengikuti tulisan sampai habis. Mereka akan sangat terbantu memahami apa yang kita tulis. Oleh sebab itu, sub-judul menjadi begitu penting dalam sebuah tulisan.

Subjudul dalam tulisan,berfungsi untuk menghilangkan kejenuhan dalam membaca. Kita ada nafas baru untuk menyegarkan kembali tulisan yang akan kita buat. Jadi, berlatihlah untuk membagi alur tanpa memenggal rangkaian dari inti tulisan kita. Oleh karena itu ,membuat subjudul adalah solusi paling jitu untuk membagi alur.

 Lead menggoda

Lead, alias teras berita adalah sebuah tulisan pembuka yang menjadi titik penting bagi pembaca. Lead yang menarik, merangsang pembaca untuk terus membaca isi berita atau artikel yang kita buat. Jika lead-nya kurang menarik, pembaca akan mengucapkan “selamat tinggal” saja. Mereka merasa cukup membaca sebatas judul. Jadi, perlu mendapat perhatian supaya tulisan yang kita buat mampu menggoda pembaca untuk melanjutkan bacaannya. Boleh dibilang selain judul, lead adalah jajanan yang ‘wajib’ memikat hati pembaca. Itu sebabnya, lead menjadi begitu penting, meski tidak pokok .

Sumber Artikel : http://ayo-nulis.blogspot.com/2007/07/teknik-menulis-artikel.htm

                             http://kuncimarketing.com/tag/cara-menulis

                             http://www.squidoo.com/artikelmenarik